Sedia Payung Sebelum Hujan

Sedia Payung Sebelum HujanSedia Payung Sebelum Hujan, pepatah jadul yang tetap futuristik. Pepatah yang bermakna “antisipasi” dan akan selalu berguna sampai kapanpun. Bahkan di tengah kehidupan yang kian modern seperti sekarang ini, pepatah tersebut masih sering menghiasi perjalan hidup kita.

Teknologi kian canggih (saya belum tau nanti hubungannya seperti apa dengan pepatah di atas), dan tentunya kemajuan ini akan membawa dampak positif dan negatif.

Salah satu kemajuan di bidang teknologi baru2 ini adalah munculnya HTML5 (HyperText Markup Language 5) dan CSS3 (Cascading Style Sheets Level 3) dalam sejarah pemrograman web.

Perpaduan dari keduanya konon bisa menciptakan interface web yang akan membuat sobat terbengong2. Benarkah?Sobat yang sekarang akrab dengan kata “web programming” tentu sudah familiar dengan kedua bahasa tersebut, bahasa yang kadang2 hadir menyelinap dalam tidur sobat sebagai “mimpi buruk”.

Jika kita bisa mengambil sisi positifnya, maka sobat akan menemukan bahwa mempelajari hal tersebut adalah sebuah hal yang menyenangkan. Selalu ingat bahwa belajar adalah pekerjaan seumur hidup.

Dalam kehidupan sehari2 pun rasanya kita sudah tidak merasa aneh tatkala melihat penjual sayur yang lewat depan rumah berhalo ria menggunakan henpon. Bahkan saya sering menjumpai para petani yang pergi ke sawah mereka dengan berbekal henpon.

Sebuah bukti bahwa perkembangan teknologi lambat laun akan dirasakan oleh hampir seluruh penduduk di negeri ini.

Sudah siapkah sobat dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini dan nanti? Jika belum, maka tidak ada waktu yang tepat selain sekarang untuk mulai mengantisipasinya.

Pesatnya perkembangan teknologi tersebut hanyalah salah satu contoh dari revolusi peradaban manusia (maksutnya ?????? :-/ ), dan tentunya perkembangan di bidang lainnya akan menuntut kita untuk selalu siap mengantisipasi perubahan.

Lalu apa hubungannya dengan judul? :-w

Ah sudahlah, jangan terlalu mempersoalkan judul. Tak perlu mempersoalkan sampul buku (judul), yang penting isi dari tulisan ini sedikit bisa menginterpretasikan judul tersebut.

Namun jika sobat merasa pusing/mual karena membaca isi tulisan ini, dan sobat tidak menemukan benang merahnya, berarti sobat baru saja merasakan sisi negatif dari perkembangan teknologi, sebaiknya segera pejamkan mata. Saya lupa memberi tau sobat di awal untuk sedia payung sebelum hujan (sedia keresek sebelum ongkek).

Comment using your Facebook


Warning: Division by zero in /home2/saka21/public_html/wp-includes/comment-template.php on line 1379

Baru ada 22 respon di tulisan “Sedia Payung Sebelum Hujan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *