Pepatah mengatakan bahwa berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Dalam kehidupan sehari-hari implementasinya di masyarakat disebut dengan gotong-royong, sebuah budaya warisan dari leluhur yang mungkin sekarang agak sulit ditemukan dijaman yang serba uang dan serba online.



Dengan adanya gotong royong, seberat apapun sebuah pekerjaan akan menjadi setidaknya lebih ringan, karena beban dibagi oleh para partisipan. Saat ini gotong-royong dalam masyarakat agak susah ditemukan. Alasan utama, apalagi bagi yang tinggal di perkotaan adalah karena kesibukan. Salah satu contoh adalah jika ada kerja bakti dalam lingkungan RT, sebagian lebih suka iuran uang daripada ikut keluar keringat untuk kerja bakti. Apalagi bagi yang orang kantoran, disuruh untuk ikut ngaduk semen, menata paving, mungkin akan beralasan kulitnya jadi kasar, hitam ga kuat, dsb.
Padahal inti dari kerja bakti gotong-royong adalah bagaimana kita memupuk rasa sosial dalam lingkungan kampung, sehingga terlihat sayuk rukun , adanya interaksi dengan warga, setidaknya mengilangkan sifat introvert kita sebagai blogger, yang suka menyendiri, penuh misteri(kayak yang punya blog ini
).
Terakhir, dalam artikel yang tidak jelas juntrungannya ini saya mengajak kepada semua warga negara Indonesia pada umumnya dan warga blogger pada khususnya untuk tidak melupakan bahwa walaupun kita itu sibuk dengan dolar dari dunia online, jangan pernah lupa bahwa kita juga makhluk sosial, yang hidup ditengah masyarakat.
Siapa yang tak kenal dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya... lagu yang sejak kita masuk sekolah dasar selalu kita dengar setiap hari senin pagi ini... Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ini merupakan lag ...
Bagi sobat yang biasa bertamu di rumahnya Google pasti sering ngeliat Logo Google yang sering gonta-ganti, sesuai dengan peringatan hari2 penting *gak tau penting bagi siapanya*. Namun, pernahkah soba ...
Ceritanya lagi suntuk... iseng2 buka majalah PCMedia, eh ada info baru... (baru bagi saya - soalnya saya baru baca). Ada sebuah Search Engine baru made in Indonesia kayaknya mah, soale ada tulisan det ... 
lha mas dwi kok gak kelihatan … lagi pikin skrip yah
)
itu jalan yang mau masuk ke rumah itu mas ?
Jalan dekat rumah mas,..
saya yang moto jadi ga kelihatan
sopo iku mistery man >-)
misteri man kuwi sing nduwe blog
hahaha
iku mas dwi sing pake kolor ijo yo? [..]
saya salut mas sama masyarakatnya, begitu kompak :-bd
)
ini pasti tukang potonya yang bertindak sebagai ketua RTnya
Emang yang moto Ketua RT nya kok
)
mari kita teruskan dan pertahankan budaya leluhur ini :-bd
Minta dukunganya: Resolusi Juara 2012
ini yang motret Om Dwi kan ya..?
yang baju kuning pasti mang saka
kliatan banget rajinnya.
enya eta nu baju koneng saya
#mentang2 avatar saya koneng [-(
Pas banget kayanya bajunya kuning kaya avatarnya
)
ini malah nambahin X(
senang banget lihat foto warga yang lagi gotong royong
di kampung Ngai juga sering.. kapan2 difoto juga.
tong dipoto, mending bantuan ngayak keusik
)
Siap bun, kalau saya pas main kesana tak poto
wah mirip depan kosku

kerja bakti masang paving
kita sehati :p
o berarti kosannya depan rumah mas Dwi tuh
)
koq kemaren gak ikut ngaduk semen?
Sembarangannnnnnn
)
yaelah… bapak kostnya ngambek >:)
hahahaaaa
pernah sih pas KKN waktu itu, hehehe.
tapi sekarang di tempat kost hampir gak pernah deh.
keknya lingkungan di tempat kostnya dicor semua tuh
)
coba kalo manggil juragan GM (getolmoto), tentu yang nulisnya bisa difoto juga..

**jangan kaya pak RT yg punya blog ini yang alergi difoto
:ngakak:
Pak RT yang punya blog ini kalau di poto langsung gatal2 badannya selama seminggu wkkk
)
iya… pa RT yg punya blog ini mah norak…
puas? puas? puas? >:/ >:/ >:/
PUASSSSSSSSSSSSS
)
Tenang mas.. walaupun tidak ikut gawe tidak usah rikuh.. anggap saj amas sebagai katageori masyarakat invidualisme sejalan dengan perkembangan jaman dan teknologie, toh tetap sebagai mahluk sosial yang bertetangga.. hahahaha
ayo kita budayakan gotong royong …dimulai di dalam keluarga dulu aja…:)
bagus artikelnya…supaya kita slalu ingat budaya gotong royong ini yaaa…