Gotong-royong, Budaya Warisan Leluhur

Penulis ›Dwi Budi

Menulis disela-sela kesibukan. Sebagai obat lelah. Terima kasih anda sudah berkenan membaca artikel saya, mohon koreksinya jika ada kesalahan.

Gotong-royong, Budaya Warisan LeluhurPepatah mengatakan bahwa berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Dalam kehidupan sehari-hari implementasinya di masyarakat disebut dengan gotong-royong, sebuah budaya warisan dari leluhur yang mungkin sekarang agak sulit ditemukan dijaman yang serba uang dan serba online.

Dengan adanya gotong royong, seberat apapun sebuah pekerjaan akan menjadi setidaknya lebih ringan, karena beban dibagi oleh para partisipan. Saat ini gotong-royong dalam masyarakat agak susah ditemukan. Alasan utama, apalagi bagi yang tinggal di perkotaan adalah karena kesibukan. Salah satu contoh adalah jika ada kerja bakti dalam lingkungan RT, sebagian lebih suka iuran uang daripada ikut keluar keringat untuk kerja bakti. Apalagi bagi yang orang kantoran, disuruh untuk ikut ngaduk semen, menata paving, mungkin akan beralasan kulitnya jadi kasar, hitam ga kuat, dsb.

Padahal inti dari kerja bakti gotong-royong adalah bagaimana kita memupuk rasa sosial dalam lingkungan kampung, sehingga terlihat sayuk rukun , adanya interaksi dengan warga, setidaknya mengilangkan sifat introvert kita sebagai blogger, yang suka menyendiri, penuh misteri(kayak yang punya blog ini :D ).

Terakhir, dalam artikel yang tidak jelas juntrungannya ini saya mengajak kepada semua warga negara Indonesia pada umumnya dan warga blogger pada khususnya untuk tidak melupakan bahwa walaupun kita itu sibuk dengan dolar dari dunia online, jangan pernah lupa bahwa kita juga makhluk sosial, yang hidup ditengah masyarakat.

Comment using your Facebook

Baru ada 30 respon di tulisan “Gotong-royong, Budaya Warisan Leluhur

  1. Tenang mas.. walaupun tidak ikut gawe tidak usah rikuh.. anggap saj amas sebagai katageori masyarakat invidualisme sejalan dengan perkembangan jaman dan teknologie, toh tetap sebagai mahluk sosial yang bertetangga.. hahahaha

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>