Reengineering dalam Bisnis Online

Penulis ›Yayat S38

Seseorang yang pernah menjadi salah satu karyawan di perusahaan menengah yang bergerak di bidang distribusi minyak dan gas. Saat ini sedang mencoba belajar dan mencari peruntungan di bisnis online dan lagi doyan motret.

reengineering bloggingIngat kata reengineering ingat pula dengan kata business process reenginering, sebuah proses radikal untuk membenahi sebuah organisasi usaha. Saya mengenal kata ini dalam artikel di sebuah majalah bisnis yang tergeletak yang saya temukan tahun 1997 di rumah kawan disela-sela bermain solitaire dan sendiri -an.  Lantas menjadi sebuah kata yang mengiang ketika perusahaan tempat saya bekerja mengharuskan restrukturisasi atas perusahaan-perusahaan yang ada.

Business process re-engineering is the analysis and design of workflows and processes within an organization. According to Davenport (1990) a business process is a set of logically related tasks performed to achieve a defined business outcome. Re-engineering is the basis for many recent developments in management.” (wikipedia) + Sumber Gambar dari http://themercedeslounge.com.

Terlalu berlebihan memang. Kala itu untuk disebut perusahaan menengah pun mungkin perusahaan kami masih jauh. Apalagi dengan keterlibatan keluarga yang sangat kental yang membuat perusahaan kami lebih pas disebut ‘hanya’ perusahaan keluarga walaupun berbadan hukum perseroan terbatas. Namun senyatanya jika melihat definisi yang dikemukakan wikipedia di atas, jelas bahwa perusahaan kami dulu mengalami perombakan yang cukup radikal walau tanpa melibatkan konsultan management dan konsep yang jauh dari sempurna. Hanya terbatas pada pembenahan organisasi, disiplin keuangan, restrukturisasi keuangan dan pembenahan dalam disiplin operasi.

Terlalu berlebihan lagi jika harus dikaitkan dengan management blogging yang justru lebih banyak dikerjakan sendiri. Namun biarlah kata ini sebatas menginspirasi. Sama sekali tidak bermaksud untuk menyamakan posisi dimana bagi perusahaan besar reengineering bagi beberapa pihak cukup menakutkan. Hanya saja beberapa point ada persamaan bahwa “reengineering” dalam struktur pengelolaan usaha online yang berbasis blog dan web dalam hal radikalisasi proses dan pembenahan struktur blog yang kebetulan blog saya cukup banyak. Ada keharusan untuk pembenahan dari sisi konten, hosting dan mesin web. Ada pula yang mengharuskan atau paling tidak terpikirkan untuk menghapus beberapa blog atau web yang tidak produktif bahkan hanya menjadi beban.

Aksinya banyak cara. Salah satunya jika orang yang seperti saya yang memiliki pengetahuan blogging dan usaha yang tidak seberapa, melibatkan pihak ketiga untuk konsultasi adalah wajib dilakukan. Ibarat ketika berkecimpung kita memerlukan tutor yang pas, pun dalam pembenahan usaha diperlukan kawan yang mumpuni untuk menghasilkan pembenahan radikal yang efisien.

Mungkin itulah yang akan saya lakukan seiring dengan menurunnya pendapatan dari usaha online ini. Bagi saya istilah reengineering ini sangat menginspirasi sebagai upaya saya saat ini untuk menemukan kembali sarana bisnis online yang bisa memberikan hasil yang optimal.

Comment using your Facebook

Baru ada 6 respon di tulisan “Reengineering dalam Bisnis Online

  1. Melakukan restrukturisasi terhadap sebuah peluang usaha.
    Menilai dan meninjau ulang prospek dari sebuah peluang untuk jangka yang lebih panjang

    semoga semakin jaya dengan perombakannya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>